kami datang ke sana pada suatu siang di tahun 2023. bukan karena suasananya, bukan juga karena interior perpustakaan ini yang memang iconic dengan sebuah rak buku meliuk yang memang berada di sudut yang tepat. tetapi, karena di tengah hiruk-pikuk Orchard Road yang selalu sibuk, ada sebuah ruang yang mengizinkan orang-orang untuk melambat. tempat dimana kita tidak diminta untuk terburu-buru, tempat yang mengizinkan kita untuk tidak menjadi siapa-siapa.
saat itu, ada perasaan tenang yang saya rasakan, dan sulit dijelaskan.
bisa jadi, terkadang perjalanan terbaik tidak selalu terjadi saat kita bergerak. bisa jadi, perjalanan itu tentang diam sendirian, menikmati perasaan, memperhatikan hal-hal kecil, membaca dunia, dan memberi ruang bagi diri sendiri.
karena ternyata, tidak semua hal perlu dikejar.
mungkin karena pada akhirnya, perjalanan bukan selalu tentang seberapa jauh kita melangkah. tetapi, tentang seberapa utuh kita hadir di setiap momen yang kita pilih untuk tinggal.
dan ternyata, rasa ingin tahu tidak selamanya membawa kita ke tempat yang jauh. ia bisa hadir dalam percakapan sederhana, dalam buku yang belum selesai saya baca, atau dalam sore yang berjalan pelan - pelan.
Ada sesuatu yang terasa pas dalam cerita tentang kepemimpinan, organisasi, dan bagaimana seseorang bisa memberikan dampak yang lebih besar daripada dirinya sendiri. Dan Triple Crown Leadership karya Bob Vanourek dan Gregg Vanourek adalah salah satunya.
Kepemimpinan yang baik bukan hanya tentang hasil atau pencapaian, tetapi juga tentang membangun orang lain. Tentang menciptakan lingkungan yang membuat setiap orang merasa dihargai, berkembang, dan memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar menyelesaikan pekerjaan.
Di tengah keramaian Orchard Road yang tidak pernah benar-benar berhenti, di ruang modern dan hangat ini orang - orang datang dengan cerita mereka masing-masing, tetapi bersama sama mereka saling menghormati. seperti sebuah pengingat sederhana bahwa kepemimpinan bukan tentang menjadi pusat perhatian, melainkan tentang bagaimana kehadiran kita dapat membantu orang lain bertumbuh, berpikir, belajar dan bernafas.
Sebuah buku tidak selalu memberikan jawaban, tetapi sering kali membantu kita mengajukan pertanyaan yang lebih baik.
Dan siang itu, di antara rak-rak buku dan cahaya yang masuk melalui jendela besar, saya pulang dengan satu pemikiran yang terus tinggal di kepala : bahwa ukuran keberhasilan seseorang mungkin tidak hanya terlihat dari apa yang berhasil ia bangun, tetapi juga dari berapa banyak orang yang ikut bertumbuh bersamanya.
thank you for reading :)
see you next.
Comments
Post a Comment