siapa yang pergi ke singapura lalu menjadikan perpustakaan sebagai salah satu tempat favoritnya? adalah saya dan saudara kembar saya Faizah. kami datang ke sana pada suatu siang di tahun 2023. bukan karena suasananya, bukan juga karena interior perpustakaan ini yang memang iconic dengan sebuah rak buku meliuk yang memang berada di sudut yang tepat. tetapi, karena di tengah hiruk-pikuk Orchard Road yang selalu sibuk, ada sebuah ruang yang mengizinkan orang-orang untuk melambat. tempat dimana kita tidak diminta untuk terburu-buru, tempat yang mengizinkan kita untuk tidak menjadi siapa-siapa. mungkin memang ada tempat-tempat tertentu yang tidak mengubah hidup kita secara dramatis, dan mungkin perpustakaan di jantung Orchard Road ini adalah salah satunya. rak-rak buku yang tertata rapi, cahaya yang masuk dari jendela, dan orang-orang yang tenggelam dalam bacaan mereka masing-masing. dalam diam yang tidak sunyi, pemandangan kota bisa dinikmati tanpa suara, tanpa...
ada sesuatu yang selalu terasa emosional tentang bandara. mungkin karena bandara sebenarnya bukan cuma tentang pergi, tetapi tentang tempat di mana kita semua berubah menjadi versi diri yang sedikit berbeda. dan yang paling menonjol, di bandara manusia tidak punya ruang untuk pura-pura. di dalam hidup saya yang kadang seru dan kadang complex ini, saya punya satu mimpi sederhana : salat dhuha di terminal internasional bandara Juanda sebelum flight ke Singapura. dan mimpi itu terwujud di salah satu mushola sebelum boarding gate , di satu hari di tahun 2023. pagi itu, saya berangkat ke Bandara Juanda dari Darmo tidak terlalu early. yang penting ngga' kena jam macet di deket Aloha, yang penting cukup waktu untuk mengantarkan saya kepada line imigrasi yang tidak terlalu antri. imigrasi selalu menjadi variabel acuan untuk saya, sehingga saya hampir selalu datang ke bandara secepat yang saya bisa. karena durasi berapa di line itu sampai lolos itu jujur hanya...